Ilustrasi proses berkembang biak hewan (YtCrash)
Ilustrasi proses berkembang biak hewan (YtCrash)

Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembangbiak. Perilaku kawin atau aktivitas berkembang biak berhubungan langsung sangat menentukan kelestarian hidup hewan. Namun jika kalian tahu, hewan-hewan yang bakal diinformasikan berikut berakhir tragis setelah kawin dengan pasangannya.

Bahkan ada di antara mereka harus mati. Apa saja hewan atau binatang-binantang tersebut? Berikut ini ritual perkawinan mengerikan di dunia hewan yang mungkin saja belum kalian tahu.

1. Lebah Madu

Ketika lebah madu melakukan perkawinan adalah hal yang paling dramatis dan bisa dibilang tragis jika itu terjadi dalam kehidupan manusia. Betapa tidak tragis, setelah kawin, sang lebah akan melakukan bunuh diri.

Perkawinan lebah madu terjadi di udara, ketika ratu lebah terbang keluar dari sarang untuk mencari pasangan. Dan disaat itu, lebah jantan bersaing untuk mendapat kesempatan untuk kawin dengan ratu mereka dengan berkerumun di sekitarnya.

Dan ketika kesempatan datang, para lebah jantan akan melakukan misinya mengawini ratu lebah. Saat lebah jantan melakukan perkawinan, lebah jantan mengeluarkan alat vital yang menggunakan kontraksi otot perut dan tekanan hemostatik.

Setelah itu,  lebah jantan memasukkannya ke saluran reproduksi ratu lebah. Lebah jantan yang sedang melakukan perkawinan pun segera berejakulasi yang kekuatannya membuat alat vitalnya meledak dan tertinggal di dalam perut ratu lebah.

Setelah itu, lebah jantan akan jatuh terkapar ke tanah lalu tewas. Dan lebah jantan  hanya satu kali melakukan perkawinan,  berbeda dengan sang ratu lebah. Ratu lebah bisa melakukan perkawinan dengan banyak lebah jantan dan mengabaikan peran lebah jantan yang sudah tewas karena perkawinan.

2. Antechinus Stuartii

Binatang dengan mata besar yang mirip seperti tikus ini, memiliki hidup yang pendek. Disaat musim dingin Australia akan tiba, kira-kira 10 bulan setelah kelahiran mereka, makhluk kecil ini berhenti memproduksi sperma.

Mereka akan mulai memasuki dua minggu musim perkawinan yang sangat intens untuk mewariskan gen mereka. Selama musim itu, mereka melakukan perkawinan dengan sebanyak mungkin.

Dan setiap mengawini seekor betina, dapat berlangsung selama 5 hingga 14 jam. Pada saat mereka mencapai akhir musim kawin, kelelahan dan stres menyebabkan runtuhnya sistem kekebalan tubuh. Pendarahan internal, infeksi dan kematian yang tak terelakkan menanti para pejantan.

3. Cacing Pipih

Cacing pipih adalah hewan hermafrodit, jadi setiap individu memiliki ovarium yang memproduksi telur dan testis yang untuk memproduksi sperma.

Ketika tiba saatnya untuk membuat keturunan dan melakukan perkawinan, pada beberapa spesies cacing pipih ini mereka harus memutuskan siapa yang akan bertindak sebagai jantan.

Dan mereka akan berjuang untuk menjadi jantan dimana dua cacing pipih ini akan bermain pedang-pedangan menggunakan alat vital yang berwarna putih dan bercabang.

Sepintas, ritual perkawinan ini seperti permainan. Tetapi, perkawinan yang penuh kekerasan ini seiring keduanya mencoba untuk menembus kulit lawannya dengan alat vital mereka masing-masing. Pada akhirnya, salah satu cacing akan berhasil membuahi yang lain.

Spermanya akan terserap melalui pori-pori di kulit sehingga menyebabkan kelumpuhan pada yang kalah. Dan yang kalah akan menjadi ibu. Pertempuran dua cacing tersebut, bisa berlangsung hingga 1 jam. Yang menang akan pergi dengan senang dan yang kalah mendapat tanggung jawab yang lebih besar sebagai ibu.

4. Cengcorang

Bagi cengcorang jantan diterima betina adalah mimpi suatu mimpi. Namun mimpi itu adalah mimpi indah dan sekaligus mimpi buruk. Karena belalang sembah atau cangcorang ini mempunyai sifat kanibalisme seksual.

Dengan kata lain, jika bercinta, akan membuat belalang betina lapar dan betina ini tidak akan menunggu sampai setelah hubungan seks selesai untuk memulai makan. Namun justru kepala dari belalang jantan akan disantap oleh sang betina.

Sehingga hal tersebut membuat tamat riwayat dari sang jantan. Namun kendati kepalanya terputus, tubuh sang jantan masih tetap dalam posisi bersenggama. Namun ritual perkawinan ini hanya sekitar 16 persen terjadi di alam liar.

5. Anglerfish

Mahluk misterius bawah laut ini memiliki ritual perkawinan paling aneh. Ikan jantan lahir dengan indra penciuman yang sangat tajam. Tetapi sistem pencernaannya sangat tidak berkembang dan akan berhenti ketika dewasa.

Misi hidupnya, hanya satu yaitu menemukan seekor betina sebelum mati. Namun misi ini cukup sulit, karena spesies ini sangatlah sedikit jumlahnya.

Dan ketika ikan jantan berhasil menemukan ikan betina dengan indra penciumannya, dia akan langsung menggigit ikan betina sehingga ikan betina melepaskan enzim yang dapat menyatukan mereka secara permanen.

Setelah itu, si jantan lama kelamaan akan mengecil, menjadi gumpalan kecil yang terus melekat pada ikan betina seperti parasit. Ketika ikan betina siap untuk menetaskan telurnya, gumpalan ini akan memberikan sperma yang diperlukan untuk membuahi telur.

Itulah tadi lima hewan yang memiliki ritual perkawinan aneh dirangkum dari Youtube YtCrash. Wah sungguh kejam. Bayang kan jika itu terjadi pada manusia, pasti ngeri.