Plt Sekda Lumajang Drs. Agus Triono M.Si (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Plt Sekda Lumajang Drs. Agus Triono M.Si (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Semakin mendekati Pilkades Serentak di Kabupaten Lumajang bulan desember mendatang, Plt Sekda Lumajang Drs. Agus Triono M.Si mengingatkan kepada calon kepala desa untuk tidak berjanji menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk menarik calon pemilihnya.

Menurut Agus Triono janji politik membebaskan PBB kepada masyarakat sangat tidak mendidik, karena membayar pajak merupakan kewajiban warga negara kepada negara. Maka kewajiban itu harus tetap harus dipenuhi sebagai warga negara.

"Kalau nanti ada calon kades yang menjajikan bebas bayar PBB, saya berharap panitia mencoret janji itu dan diganti dengan janji lain yang lebih produktiv untuk pembangunan desa," kata Plt Sekda Lumajang Agus Triono.

Agus Triono juga mengatakan, dana dari pemerintah dalam bentuk ADD dan Dana Desa tidak bisa digunakan untuk menutup dana PBB.

"Makanya kita pertanyakan dana yang akan digunakan untuk menggratiskan PBB tersebut dari mana. Dan yang lebih penting lagi janji semacam ini tidak mendidik. Kalau masyarakat sudah biasa gratis, nanti ganti kades bisa nuntut gratis lagi," jelas Plt Sekda kemudian.

Apalagi sampai menjanjikan akan mengganti sepeda motor warga yang hilang. Walaupun ini baik bagi warga, namun dikhawatirkan akan mengganggu keuangan pemerintahan desa.

"Kalau pakai dana pribadi silahkan, tapi jangan sampai mengganggu keuangan desa untuk pembangunan, karena ingin memenuhi janji politiknya," papar Agus Triono yang juga Ketua Tim Anggaran Kabupaten Lumajang tersebut.

Terkait hal ini juga, Agus Triono menyatakan akan meminta kepada pengawas Pilkades untuk meneliti betul janji politik calon kades yang mencalonkan diri. Jangan sampai janji tersebut melanggar ketentuan yang berlaku.