Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML ketika menghadiri Launching Semeru FC (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML ketika menghadiri Launching Semeru FC (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Walaupun rata-rata klub sepak bola profesional dimiliki oleh pihak swasta, namun sebenarnya ada peluang agar pemerintah setempat bisa ikut serta membesarkan klub bola profesional di daerahnya.

Di Lumajang misalnya, Pemkab bisa melakukan tiga hal untuk ikut membesarkan Semeru FC sebagai tim kebanggaan Lumajang.

Yang pertama Pemkab Lumajang menjadi sponsor utama untuk Semeru FC. Ini dibenarkan oleh aturan perundang-undangan dan bisa dilakukan oleh Pemkab Lumajang jika mau.

"Yang kedua membeli sebagian saham Semeru FC dan itu boleh, karene jika prestasinya bagus, Pemkab bisa mendapatkan keuntungan dari saham yang dimiliki," kata Owner Semeru FC H. Ngateman SH.

Kemudian peluang ketiga, masih menurut H. Ngateman adalah melakukan akuisisi saham Semeru FC melalui lembaga usaha yang dimiliki Pemkab Lumajang.

"Kalau kepemilikannya atas nama Pemkab mungkin tidak boleh, tapi lembaga usaha yang dimiliki Pemkab, misalnya PD. Semeru boleh memiliki klub sepak bola," kata H. Ngateman kemudian.

Hal ini disampaikan H. Ngateman usai Launching Semeru FC di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (4/10) malam.

Dalam kesempatan ini H. Ngateman meminta Pemkab ambil bagian dalam usaha meningkatkan prestasi Semeru FC. Sementara Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menyatakan akan mencari peluang untuk bisa membantu Semeru FC, namun tidak melanggar ketentuan yang berlaku.