Pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintahan Kota Malang (Arifina Cahyati Firdausi/MalangTIMES).
Pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintahan Kota Malang (Arifina Cahyati Firdausi/MalangTIMES).

Sebanyak 335 formasi CPNS di Kota Malang akan jadi rebutan sekitar 10 ribu pendaftar. Jika dihitung secara umum, peluang untuk mendapatkan posisi menjadi aparatur negara adalah 30 banding 1. 

Nantinya, 10 ribu pendaftar tersebut akan melanjutkan dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilaksanakan pada Februari 2020 mendatang. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Setijoko menyampaikan, ada 10.517 nama yang mendaftarkan diri. 

Namun, hanya sekitar 10.070 pelamar yang berhasil melakukan submit. Artinya, ada sekitar 400 nama yang tak berhasil ter-submit. Kemungkinan besar, hal itu dikarenakan para pendaftar tak dapat melakukan submit lantaran masa pendaftaran telah habis.

"Jadi ada sekitar 400 pendaftar yang tak berhasil submit," katanya pada wartawan.

Dari 335 formasi yang disiapkan, Setijoko menyampaikan jika ia belum dapat memastikan posisi mana yang paling diminati. Namun jika berkaca pada pengalaman sebelumnya, posisi guru sepertinya masih menjadi yang terfavorit. Terlebih, posisi guru saat ini kuotanya juga paling banyak.

"Paling banyak guru atau tenaga pendidik sebanyak 148 lowongan, 101 tenaga kesehatan dan 86 untuk tenaga teknis non pelayanan dasar," jelasnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, para pendaftar yang berhasil submit untuk segera menyiapkan beberapa persyaratan. Di antaranya seperti akreditasi jurusan dan nilai IP pendaftar. 

Selain itu, bidang yang akan dilamar oleh pelamar harus sesuai dengan ijazah yang dimiliki. Syarat itu sebagai langkah awal untuk menunjukkan jika pelamar telah memenuhi syarat.

"Kalau tidak sesuai maka akan masuk kategori tak memenuhi syarat. Hasilnya memenuhi syarat atau tidak akan diumumkan 12 Desember mendatang," jelasnya.