Suasana haru saat Pocil Lumajang harus berpisah dengan pencetusnya (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Suasana haru saat Pocil Lumajang harus berpisah dengan pencetusnya (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Peristiwa mengharukan kembali terjadi usai Polisi Cilik (Pocil) Lumajang tampil dalam acara Pamit Kenal Kapolres Lumajang, Sabtu (30/11) malam di Pendopo Arya Wiraraja.

Puluhan anggota Pocil, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati, Kapolres yang lama AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, Kapolres baru AKBP Erwin Negara Siregar beserta istri tak mampu menahan tangis perpisahan, begitu salah seorang anggota Pocil usai membacakan puisi perpisahannya.

Istri Kapolres AKBP Dr. Arsal Sahban S.IK tak henti-hentinya memeluk anggota Pocil ini dan meminta untuk berhenti menangis, seraya menghibur bahwa suatu saat akan kembali bertemu kembali. "Jangan menangis, nanti pasti bertemu lagi sama ibu," kata istri mantan Kapolres Lumajang, Ny. Arsal Sahban S.IK

Namun anggota Pocil Lumajang terus menangis kendati Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati terus menyeka air mata perpisahan itu dari pipi bocah-bocah kecil yang berprestasi ini.

Tak banyak kata yang terungkap dari suasana haru yang terus memuncak ini. Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq tampak beberapa kali menghela nafas panjang untuk menahan tangis dan keharuannya.

Namun orang nomor satu di Lumajang itu tampak begitu larut dalam keharuan itu, dan tak mampu menahan tangisnya pula. Pandangannya terlihat sembab berlumur air mata, sama seperti anggota Pocil yang terus menangis seolah tak mau berpisah dengan AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, pencetus Pocil hingga berprestasi pada tingkat Jawa Timur dan sudah masuk enam besar ditingkat nasional.

Pocil di Lumajang lahir pada era Kapolres Arsal Sahban melalui proses seleksi dan karantina yang cukup ketat. Berjumlah 31 orang, anggota Pocil Lumajang ini sudah siap untuk berlaga ditingkat nasional.

"Kita sudah masuk di enam besar, dan tinggal menunggu dipanggil oleh Korlantas Mabes Polri untuk proses penilaian tingkat nasional. Kita siap untuk seleksi nasional ini, dan sekarang masih dalam proses peningkatan kemampuan, termasuk kursus bahasa Inggris dua kali seminggu," kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Atma Giri kepada media ini.