Salah satu senjata rakitan AH (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Salah satu senjata rakitan AH (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Ulah AH, merakit Air Gun di kediamannya terbilang berani. Karena begitu perakitan selesai, biasanya langsung dilakukan uji coba dengan menjadikan pagar tembok rumahnya sebagai sasaran tembak.

Akibatnya, pada tembok setinggi lebih dari 3 meter tersebut terdapat banyak bekas tembakan. Rupanya suara yang ditimbulkan oleh senapan tersebut membuat risih tetangga sekitar.

Menurut informasi dari Polres Lumajang, warga yang risih dengan suara tembakan ini kemudian terdengar sampai ke Polres Lumajang, yang dilanjutkan dengan pengintaian terhadap kegiatan sampai kemudian dilakukan penggerebekan.

Kasat Resktim Polres Lumajang AKP Hasran SH, mengatakan, penggerebekan dilakukan pada hari Selasa tanggal 3 Desember kemarin sekitar pukul 15.00

"Jad awalnya ada warga yang risih dengan seringnya suara tembakan, kemudian kita tindak lanjuti. Namun kasus ini sekarang sudah ditangani Polda Jatim," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH.

Sebenarnya hampir seluruh air gun rakitan AH, sudah menggunakan peredam, namun tidak menutup kemungkinan senjata tersebut diuji coba sebelum dipasang peredam.

Dalam jumpa pers yang berlangsung pada hari ini, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, diamankan 20 pucuk air gun untuk berburu, 20 pucuk air gun untuk lomba, 35 pack peluru senapan angin kaliber 5,5 mm merk H&N Sport, 1 pack peluru senapan angin kaliber 9 mm merk Exact, 2 pack peluru senapan angin kaliber 5,5 mm merk Samyang, dan 12 pack peluru senapan angin kaliber 6,35 mm merk Samyang.