Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq ketika berada di Bedayu Talang Senduo (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq ketika berada di Bedayu Talang Senduo (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Tahun ini Pemkab Lumajang menyediakan anggaran Rp 180 Milyar untuk perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Kabupaten Lumajang. Namun jumlah itu menurut Bupati Lumajang H. Thoriql Haq, belum bisa menyelesaikan seluruh kerusakan jalan yang ada di Lumajang.

"Untuk tahun 2020, kita anggarkan Rp 180 Milyar untuk pembangunan jalan. Apakah dengan angka itu seluruh jalan akan selesai, tentu saja saja belum. Yang dibutuhkan jauh lebih besar dari angka itu, oleh karena itu pengaggarannya harus dilakukan secara bertahap," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq ketika bertemu dengan masyarakat Bedayu Talang, Senin (10/2) malam.

Dijelaskan, untuk menyelesaikan perbaikan jalan yang ada di Lumajang harus menempuh kebijakan prioritas, jalan mana saja yang harus didahulukan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Disaat satu jalan selesai diperbaiki, ada jalan lain yang mengalami kerusakan, dan terus begitu setiap tahun.

"Ada banyak desa yang ingin jalannya diperbaiki. Semuanya sudah dalam pengamatan kita, satu peratu dan bertahap akan kita perbaiki, namun tidak bisa selesai dalam satu tahun. Yang tidak selesai tahun ini, akan kita perbaiki ditahun berikutnya," jelasnya kemudian.

Disisi lain, Pemkab Lumajang juga sudah menyiapkan anggaran untuk seragam sekolah pada tahun ajaran 2020. Jumlahnya juga cukup besar.

"Untuk tahun 2020 ini kita sudah menyiapkan anggaran untuk siswa didik baru, khususnya seragam wajib dan pramuka. Nanti akan kita berikan begitu siswa daftar ulang disekolah yang baru. Program ini kita harapkan bisa meringankkan beban masyarakat dari sisi kebutuhan pendidika," ungkapnya kemudian.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Lumajang juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, karena Lumajang masuk dalam prioritas nasional untuk pembangunan jalan.

"InsyaAllah dalam waktu dekat, jalan dari Probolinggo sampai Lumajang akan dilebarkan menjadi 4 jalur. Anggarannya dari pemerintah pusat sebesar Rp 494 Milyar. Ini belum termasuk jalan Tol yang akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,7 Triliun. Saya berterima kasih untuk Pak Jokowi," tegasnya kemudian.