Usai penyemprotan disifektan di salah satu musholla di Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Usai penyemprotan disifektan di salah satu musholla di Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Penggemar olahraga bersepeda atau yang lebih dikenal sebagai goweser di Lumajang yang tergabung dalam Forum Komunitas Goweser Lumajang (FKGL), pada hari minggu (22/3) kemarin melakukan aksi sosial penyemprotan disinfektan di sejumla masjid dan musholla di Lumajang.

Acara dimulai pada pukul 06.00 pagi, sembari gowes pagi dan melakukan penyemprotan pada 4 masjid dan 2 musholla dua titik di Lumajang.

"Kemarin itu kita selenggarakan di Kelurahan Tompokersan Kecamatan Lumajang dan Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang," Ketua FKGL Lumajang Ir. Nugroho Dwi Atmoko kepada media ini.

Pada kegiatan yang berlangsung pada hari minggu kemarin diikuti oleh 15 goweser di Lumajang yang merupakan perwakilan dari komunitas gowes tersebut.

"Kita patungan dananya dari organisasi, dan InsyaAllah minggu depan kita akan kembali melaksanakan dengan sasaran di tempat yang lain," jelas Ir. Nugroho kemudian.

Dijelaskan, penyebaran virus corona ini berlangsung sangat cepat dan harus ada keterlibatan semua pihak untuk mengatasinya. Masyarakat juga perlu mengambil sikap yang positif, sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah, agar penyebaran virus corona bisa segera diatasi.

"Kepedulian semua pihak memang sangat diperlukan dalam kondisi seperti sekarang ini. Setidaknya peduli diri sendiri dan keluarga. Tidak keluar rumah jika tidak penting dan berusaha hidup sehat dan menjaga kebersihan. Penyemprotan disinfektan ini hanya salah satu cara saja, disamping usaha mandiri dari masyarakat yang jauh lebih penting," tegas Nugroho, yang juga Asisten Sekda Lumajang.

Dalam penyemprotan yang dilaksanakan pada hari minggu kemarin, FKGL menyiapkan 32 liter disinfektan dalam dua tangki penyemprotan. "Semoga minggu depan kegiatan ini bisa kita laksanakan lagi," harapnya kemudian.