Penyerahan Rapid test dilakukan di Grahadi Surabaya (Foto : Doc RS. Haryoto Lumajang / Jatim TIMES)
Penyerahan Rapid test dilakukan di Grahadi Surabaya (Foto : Doc RS. Haryoto Lumajang / Jatim TIMES)

Pemkab Lumajang akhirnya menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa 200 Rapid Test, yang diterima melalui Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang, pada Kamis (26/3) malam.

Sebagaimana disampaikan oleh Bupati Lumajang, Kamis (26/3) kemarin, penggunaan rapid test ini akan diprioritaskan kepada tenaga medis yang selama ini melakukan perawatan dan pengawasan kepada masyarakat yang berada dalam PDP di Lumajang.

"Kita prioritaskan kepada tenaga medis dulu, karen tenaga medis ini langsung berhubungan dengan pasien dalam pengawasan. Mereka ini adalah garda terdepan dalam usaha mengurangi penyebaran virus corona dan berhubungan langsung denga pasien diduga terjangkit virus corona,"kata Bupati Lumajang, Kamis (26/3) kemarin.

Sementara itu Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajng dr. Halimi Maksum kepada media ini mengatakan, penerimaan rapid test dari pemerintah ini penerimaannya diwakilkan kepada petugas laboratorium RS. dr. Haryoto Lumajang, karena didalamya ada pelatihan.

"Yang kita terima tadi malam 200 rapid test. Sebelumnya kita sudah menerima Cover All sebanyak 100 buah dan seribu masker. Kita gunakan untuk tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien dalam perawatan covid 19," kata dr. Halimi Maksum, melalui sambungan ponselnya, pagi ini, Jumat (27/3).

Dijelaskan dr. Halimi Maksum, seluruh direktur rumah sakit di Jatim sudah tiga kali dipanggil oleh Gubernur Jatim untuk mendapatkan pengarahan terkait penanganan Covid 19.

"Kita sudah mendapatkan pengarahan terkait rumah sakit rujukan, namun pada intinya seluruh rumah sakit harus siap melakukan perawatan jika terjadi ledakan jumlah penderita Covid 19," jelas dr. Halimi.