Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (30/3/2020). (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (30/3/2020). (Foto: BNPB)

Persebaran Covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Dalam sehari, terhitung mulai Minggu (29/3/2020) kemarin hingga Senin (30/3/2020) persebaran pasien positif Covid-19 menunjukkan peningkatan yang signifikan. 

Kini, secara akumulasi telah tersebar di 31 Provinsi di Indonesia. 

Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah mengenai kasus Covid-19 menuturkan terdapat penambahan kasus pasien positif Covid-19.

"Penambahan kasus pasien positif covid-19 sebanyak 129 orang, sehingga total kasus sekarang menjadi 1.414 kasus," ucap Achmad Yurianto saat konferensi pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Jakarta, Senin (30/3/2020) pukul 15.40 WIB.

Rincian sebarannya di 17 Provinsi di Indonesia, yakni Provinsi Jawa Barat (25), DKI Jakarta (24), Banten (22), Jawa Tengah (17), Bali (9), Sumatera Utara (5), Lampung (4), Kalimantan Selatan (4), Sulawesi Selatan (4), Sumatera Barat (3), Bangka Belitung (1), DI Yogyakarta (1), Jambi (1), Jawa Timur (1), Kalimantan Barat (1), Kepulauan Riau (1), Riau (1), serta dalam proses verifikasi berjumlah (5).

Sementara, untuk pasien yang berhasil sembuh mengalami peningkatan dari sisi jumlah yakni 11 orang pasien. 

"Ada penambahan kasus sembuh 11 orang, sehingga total yang sembuh sebanyak 75 orang," ujar Achmad Yurianto.

Pasien yang berhasil sembuh tersebut, tersebar di empat Provinsi di Indonesia yakni DKI Jakarta (3), Jawa Barat (2), Jawa Timur (5) dan Sulawesi Utara (1). 

Untuk kasus kematian kasus Covid-19 mengalami penurunan jumlah dari hari kemarin (29/3/2020).

Per hari ini tercatat kasus kematian terdapat tambahan delapan orang meninggal dunia.

Rinciannya, yakni DKI Jakarta (6), Jawa Barat (1) dan Jawa Timur (1). 

Achmad Yurianto tak bosan-bosan mengingatkan dan mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menjaga jarak antar setiap orang. 

Hindari tempat-tempat berkumpul yang padat, cuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir, hindari menyentuh wajah, khususnya mata, hidung dan mulut.

Achmad Yurianto juga mengigatkan untuk pasien yang menderita penyakit akibat Covid-19 ini, agar selalu menerapkan etika saat batuk dan bersin.

Dimana, saat itulah droplet (percikan ludah) keluar dari mulut sang penderita.

"Manakala ada yang sakit, patuhi betul etika manakala batuk, manakala kita bersin, tetap pakai sapu tangan atau gunakan masker agar tidak menyebar (virusnya)," tandasnya.