Dr. Bayu Wibowo Ignasius, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dan Direktur RS. dr. Haryoto Lumajang(Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Dr. Bayu Wibowo Ignasius, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dan Direktur RS. dr. Haryoto Lumajang(Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Maraknya ungkapan "Indonesia Terserah" dengan mengenakan pakaian tenaga medis Covid-19, ternyata tidak terjadi di Lumajang. Tenaga medis di Lumajang tetap memiliki semangat yang tinggi untuk menjalankan tugasnya menangani pasien Covid-19 di Lumajang.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, sampai saat ini seluruh tenaga medis di Lumajang masih memiliki semangat yang tinggi untuk menjalankan tugasnya dalam menangani pasien Covid-19 di Lumajang.

Baca Juga : 12 Pasien Sembuh, Jumlah Positiv-19 di Lumajang Mendekati Angka Nol

"Memang petugas kesehatan bukan Superman, mereka punya rasa capek, lelah, apalagi pasien sedang bertambah kadang mereka merasakan juga lelahnya bekerja sebagai petugas medis," kata dr. Bayu Wibowo Ignasius.

Namun sampai saat ini tidak ada petugas medis yang menulis ungkapan itu, walaupun kadang ungkapan itu terasa wajar ketika pasien terus bertambah, sementara masyarakat tidak mau melaksanakan protokol Covid-19, seperti cuci tangan, pakai masker dan tidak keluar jika tidak penting.

"Mari kita berikan dukungan kepada semua pihak yang sedang berusaha keras untuk menangani menyebarnya virus Covid-19 ini. Kalau masyarakat tidak patuh, semuanya tentunya khawatir kalau penderita Covid-19 ini terus bertambah," kata dr. Bayu kemudian.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur RS. dr. Haryoto Lumajang yang menyebut bahwa tugas untuk menuntaskan Covid-19 ini bukan hanya tugas dari tenaga medis saja, namun masyarakat sebagai garda terdepan harus bersikap sesuai anjuran pemerintah.

Baca Juga : Alfarizi dan Jayus Hariono bersama Dokjreng FC Bakal Serahkan 100 APD Untuk Tenaga Medis

"Seluruh stake holder harus berperan aktiv melakukan sosialiasi pencegahan Covid-19. Mulai dari aparatur sampai ketingkat RT/RW dan masyakat pada umumnya harus ambil bagian dalam usaha pencegahan ini," jelas dr. Halimy kepada media ini.

dr. Halimy juga mengatakan, masyarakat harus juga memiliki semangat yang tinggi agar pandemi corona segera berakhir, dan semuanya bisa kembai kepada kehidupan normal seperti sebelumnya.